Dalam Dekapan Ukhuwah

Judul Buku : Dalam Dekapan Ukhuwah
Penulis : Salim A. Fillah
Tahun Terbit : 2010
Penerbit : Pro-U Media, Yogyakarta
Jumlah Halaman : 472

Sinopsis
Secara ringkas, buku Dalam Dekapan Ukhuwah yang ditulis oleh Salim A. Fillah memuat tentang bagaimana ukhuwah (persaudaraan) yang seharusnya. Pada halaman 464, Salim menjelaskan bahwa bukunya mengandung tiga gagasan. Pertama, dalam dekapan ukhuwah, iman kita diukur dengan mutu hubungan yang kita jalin. Seorang mukmin adalah seorang yang sesame aman dari gangguannya, merasakan ramah dan akhlaknya, serta menikmati kemanfaatan harta dan jiwanya.

Kedua, seiring itu, sebuah hubungan dalam dekapan ukhuwah harus didasarkan pada iman. Sebab segala jalinan yang jauh dari iman pasti sia-sia di sisi-Nya. Atau dia menjadi penyesalan yang takputus-putus. Atau menjadi permusuhan yang di hadapan pengadilan akhirat; saling tuduh, saling tuntut, dan saling menyalahkan. “Aduhai celaka aku”,keluh sang kekasih tanpa iman, Andai saja takkujadikan si Fulan sebagai kawan mesraku!

Ketiga, bahwa baik iman maupun ukhuwah bukanlah hal yang semula jadi dan bisa muncul sendiri. Hubungan antara keduanya bukanlah kaidah sebab-akibat. Keduanya adalah pemahaman sekaligus keterampilan. Keduanya perlu ikhitiar dan kerja-kerja. Keduanya dihadirkan dalam diri dengan upaya. Kita harus mempelajari ilmunya, memahami makna-makna, memperhatikan kaidahnya, melatih, dan mengamalkannya di alam pergaulan.

Dalam Dekapan Ukhuwah (selanjutnya DDU) merupakan karya ketujuh Salim A. Fillah setelah buku Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan, Agar Bidadari Cemburu Padamu, GueNeverDie, Bahagianya Merayakan Cinta, Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim, dan Jalan Cinta Para Pejuang. Berbeda dengan buku-buku sebelumnya, buku DDU nampaknya sengaja ditulis oleh penulis sebagai bentuk cintanya terhadap dakwah bersama saudara-saudaranya yang dibalut dalam ikatan ukhuwah.

Banyak orang yang mengaku mengenal saudaranya? Banyak orang yang beranggapan bahwa ia telah membangun hubungan yang baik dengan seorang teman, kemudian menjadi sahabat, dan pada pada akhirnya menjadi saudara? Namun, agaknya terkadang banyak yang lupa bagaimana membingkai persaudaraan dengan bingkai iman? DDU bukanlah buku tuntunan untuk menjadi saudara yang baik atau mengemas persaudaraan agar tetap utuh. Tidak, tidak sama sekali. Namun, DDU bicara bagaimana hakiki persaudaraannya yang sebenarnya dalam perspektif Islam. Bukan persaudaraan utopis, bukan persaudaraan palsu, atau bahkan persaudaraan yang naf.

Penulis menyampaikan gagasan tentang ukhuwah kepada pembaca dengan sangat baik. Penulis mahir mengkombinasikan diksi yang puitis dan ilmiah. Tidak hanya itu, keunikan dari buku DDU ini adalah, pembaca tidak dipaksa memakai kaca mata kuda untuk mengikuti apa yang dia pikirkan. Namun, penulis mengajarkan tentang ukhuwah melalui berbagai hikmah dan analogi. Misalnya bagaimana persaudaraan yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah, Muhammad saw, keluarganya, sahabat-sahabatnya, tabi’in, orang sholeh, dan invisible hands yang hidup pada masa sekarang.

Sebagai pembaca, kita dibuat meneteskan mata, perasaan teraduk-aduk, mengharu biru, bergelora penuh semangat, dan takjarang tersentil karena pada kenyataannya kita (baca: pembaca) belum bisa mengaplikasikan apa yang telah dicontohkan oleh orang-orang penuh cinta karena Allah. Lantas, apa yang kita dapat setelah membaca buku ini? Kita lebih banyak merenung, lebih banyak menangis, dan gelisah karena kita belum bisa menjadi saudara yang terbaik.

Dalam Dekapan Ukhuwah, kita mengambil cinta dari langit. Lalu menebarkannya di bumi. Sungguh di surga, menara-menara cahaya menjulang untuk hati yang saling mencinta. Mari membangunnya dari sini, dalam dekapan ukhuwah.
Dalam Islam, untuk bisa mengenal baik karakter seseorang dengan cara berniaga dengannya, bermalam dengannya, berperjalanan jauh dengannya, serta mengetahui siapa sahabat terdekatnya.

Buku ini sangat direkomendasikan untuk dibaca. Sebagai resentator, saya berani katakan bahwa buku ini adalah salah satu buku terbaik yang pernah saya buku. Buku ini mengubah pola pikir, buku ini berpengaruh dalam hidup saya, dan buku ini baik untuk dibaca oleh siapa pun yang menginginkan kebaikan cinta-Nya.

Categories: SINOPSIS | Leave a comment

Maher Zain “Sepanjang Hidup”

aku bersyukur kau di sini kasih
di kalbuku mengiringi
dan padamu ingin ku sampaikan

kau cahaya hati
dulu ku palingkan diri dari cinta
hingga kau hadir membasuh segalanya
oh inilah janjiku kepadamu

sepanjang hidup bersamamu
kesetiaanku tulus untukmu
hingga akhir waktu kaulah cintaku cintaku
sepanjang hidup seiring waktu
aku bersyukur atas hadirmu
kini dan selamanya aku milikmu

yakini hatiku kau anugerah Sang Maha Rahim
semoga Allah berkahi kita
kekasih penguat jiwaku

berdoa kau dan aku di Jannah
ku temukan kekuatanku di sisimu
kau hadir sempurnakan seluruh hidupku
oh inilah janjiku kepadamu

yakini hatiku bersamamu ku sadari inilah cinta
tiada ragu dengarkanlah
kidung cintaku yang abadi

Categories: LIRIK LAGU ISLAMI | Leave a comment

Maher Zein “Insya Allah”

ketika kau tak sanggup melangkah
hilang arah dalam kesendirian
tiada mentari bagai malam yang kelam
tiada tempat untuk berlabuh
bertahan terus berharap
Allah selalu di sisimu

reff:
Insya Allah, Insya Allah
Insya Allah ada jalan
Insya Allah, Insya Allah
Insya Allah ada jalan

every time you commit one more mistake
you feel you can’t repent and that it’s way too late
you’re so confused wrong decisions you have made
haunt your mind and your heart is full of shame

but don’t despair and never lose hope
’cause Allah is always by your side

reff2:
Insya Allah, Insya Allah
Insya Allah you’ll find a way
Insya Allah, Insya Allah
Insya Allah ada jalan

turn to Allah He’s never far away
put your trust in Him, raise your hands and pray
oh Ya Allah tuntun langkahku di jalanmu
hanya engkaulah pelitaku
tuntun aku di jalanmu selamanya

reff3:
Insya Allah, Insya Allah
Insya Allah we’ll find our way
Insya Allah, Insya Allah
Insya Allah we’ll find our way

Categories: LIRIK LAGU ISLAMI | Leave a comment

Opick “Rumput Bertasbih”

alam raya bertasbih memuji keagungan
rumput-rumput ilalang daun pohon dan ikan
bersujudlah segala di hadapan Sang Raja
berharap memohon karunianya

Allah yang Maha Besar, Allah Maha Dermawan
Allah yang menciptakan, Allah tiada bandingan
Allah Allahu Allah, Dia Maha Pemurah
Dia Allah Maha Penyayang

Allah Allah Allah Allah bertasbihlah alam raya
Allah Allah Allah Allah memuji dan memujanya

matahari rembulan bintang langit lautan
berserah berpasrah kepada-Nya
Dia-lah Sang Pencipta di tangan-Nya kuasa
hitamnya putihnya manusia

Allah yang Maha Besar, Allah Maha Dermawan
Allah yang menciptakan, Allah tiada bandingan
Allah Allahu Allah, Dia Maha Pemurah
Dia Allah Maha Penyayang

Allah Allah Allah Allah bertasbihlah alam raya
Allah Allah Allah Allah memuji dan memujanya

Subhanallah Subhanallah Subhanallah Subhanallah
Subhanallah Subhanallah Subhanallah Subhanallah
Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah

alam raya bertasbih memuji keagungan
rumput-rumput ilalang daun pohon dan ikan
matahari rembulan bintang langit lautan
berserah berpasrah kepada-Nya

Allah Allah Allah Allah bertasbihlah alam raya
Allah Allah Allah Allah memuji dan memujanya
Allah Allah Allah Allah bersujudlah wajah-wajah
Allah Allah Allah Allah berharapkan karunianya

Allah Allah Allah Allah bertasbihlah alam raya
Allah Allah Allah Allah memuji dan memujanya

Categories: LIRIK LAGU ISLAMI | Leave a comment

Opick feat. Amanda Alhamdulillah

bersujud kepada Allah
bersyukur sepanjang waktu
setiap nafasmu seluruh hidupmu
semoga diberkahi Allah

bersabar taat pada Allah
menjaga keikhlasanNya
semoga dirimu semoga langkahmu
diiringi oleh rahmatNya

setiap nafasmu seluruh hidupmu
semoga diberkahi Allah

alhamdulillah wasyukurillah
bersyukur pada Mu ya Allah
indah dalam kebersamaan
hilanglah sebuah perbedaan

Categories: LIRIK LAGU ISLAMI | Leave a comment

Opick Bila Waktu Tlah Berakhir

bagaimana kau merasa bangga
akan dunia yg sementara
bagaimanakah bila semua hilang dan pergi
meninggalkan dirimu

bagaimanakah bila saatnya
waktu terhenti tak kau sadari
masikah ada jalan bagimu untuk kembali
mengulangkan masa lalu

dunia dipenuhi dengan hiasan
semua dan segala yg ada akan
kembali padaNya

bila waktu tlah memenggil
teman sejati hanyalah amal
bila waktu telah terhenti
teman sejati tingallah sepi

Categories: LIRIK LAGU ISLAMI | Leave a comment

Haddad Alwi “Yaa Thoybah”

Yaa thoybah, yaa thoybah
yaa dawal ‘ayaana
isytaqnaalik
wal hawa nadaana
wal hawa nadaana

Yaa Ali ya bna Abi Thalib
minkumu mashdarul mawaahib
Yaa turo hal uro lii haajib
indakum
afdholul ghilmaana
afdholul ghilmaana

Asyaadil Hasan wal Husaini
ilannaibiyyi qurrot-’aini

Yaa syabaabal jannataini
jaddukum
shoohibul qur’ana
shoohibul qur’ana

Categories: LIRIK LAGU ISLAMI | Leave a comment

Haddad Alwi “Ummi”

Ummi yaa lahnan a’syaqohu
wanasyidan dauman ansyuduhu

Fikulli makanin adzkuruhu
wa-azhollu azhollu uroddiduhu

Ummi yaa ruuhi wa-hayati
yaa bahjata nafsi wamunaati
Unsi filhadhiri wal-ati… 2x

Allohu ta’aala aushoni
fissirri walau fil i’laani
Bilbirri laki wal-ihsaani… 2x

Ismuki manquusyun fi qolbi
Hubbuki yahdini fi darbi
wadu’a-i yahfazhuki robbiy… 2x

Categories: LIRIK LAGU ISLAMI | Leave a comment

Haddad Alwi “Insan Utama”

Engkau mengenalnya
Insan yang utama (Siapakah kiranya?)
Lelaki pilihan
Menjadi utusan
Ia menunjukan
Jalan kebenaran (Muhammad kukira)

Baik hatinya (Baik hatinya)
Santun perangainya (Sungguh santun perangainya)
Jujur katanya (Tak pernah dusta)
Kita menyayangnya (Bersholawatlah baginya)
Ia teladan bagi kita semua (Ia-lah teladan kita)
Sebagai karunia yang diberikan Allah bagi semua
Muhammad nama-Nya
Ikuti jalan-Nya

Categories: LIRIK LAGU ISLAMI | Leave a comment

Haddad Alwi “Shalawat Badar”

Sholaatullaah salaamullaah
alaa Thooha rosuulillaah
Sholaatullaah salaamullaah
alaa Yaasin habiibillaah

Tawassalna bi Bismillaah
wabil Haaadi Rosulillaah
wakulli mujaahidin lillaah
bi ahlil badri yaa Allaah

Ilaahi sallimi ummah
minal aafaati wannigmah
wa min hammin wa min ghummah
bi ahlil badri yaa Allaah

Ilaahi-ghfir wa akrimna binaili mathoolibin minna
wadafi masaa-ati ‘anna
bi-ahlil badri yaa Allaah

Categories: LIRIK LAGU ISLAMI | Leave a comment